Peduli bencana, relawan hipma gowa jalan kaki sejauh 40 Km

Medialatriot.co.id. Gowa_ Selasa, 05/02/2019 Relawan Kemanusiaan Himpunan Pelajar Mahasiswa (HIPMA) Gowa yang tergabung di dalamnya Hipma Gowa Koordinator Tompobulu, Biringbulu, Bontolempangan dan Gerakan Peduli Sesama (GPS) Gowa.
Relawan ini berjumlah 38 orang menempuh perjalanan sekitar kurang lebih 40 km dengan Rute perjalanan kaki, Pattiro, Rannaya, Kaluarrang-Bua’kang, parang-parang, kampong beru dan mangngempang, setelah itu kembali lagi kepattiro.
Perjalanan relawan kali ini terbilang  Hidup dan mati, dimana perjalan diguyur hujan deras ditambah jalur yang Sangat menantang dikarenakan masih beberapa titik longsor masih sangat labil untuk terjadi longsoran susulan.
Perjalan relawan Hipma Gowa, di tempuh dgn perjalan sehari semalam demi untuk bisa menjangkau korban bencana longsor yg masih terisolir di rumah-rumah mereka dan tempat-tempat pengungsian yang masih sangat membutuhkan bantuan.
Perjuang para relawan Hipma Gowa ini sangat direspon baik oleh warga Desa Buakkang, bahkan ada salah satu warga yang menangis melihat perjuangan para relawan bisa sampai di Desa Buakkang.
” Satu kesyukuran bagi saya karena masih bisa selamat dalam perjalanan ini” ucap Kamaruddin Musy Mantan Sekjen DPP Hipma Gowa.
Di tempat terpisah Ismail  Senior Hipma Gowa Tompobulu mangatakan “semua ini berkat Do’a-do’a warga yang kami datangi sehingga kami berserta Tim bisa selamat sampai di rumah masing-masing”.ucapnya
Tim Relawan Kemanusiaan  Hipma Gowa di ikuti oleh Mansyur Taba mantan Ketua DPP Hipma Gowa Bersama H.Chalid mantan ketua Hipma Gowa Komisariat Uin Alauddin Makassar sekaligus mantan pengurus DPP Hipma Gowa.
Ketua Mpo Hipma Gowa Nasiruddin, dan Mantan ketua Hipma Gowa Koordinator Biringbulu Riring Hasim, Ketua Hipma Gowa Koordinator Tompobulu Ma’rifatur Rahman, Ketua Hipma Gowa Koordinator Biringbulu Muh. Syarif dan ketua Hipma Gowa Koordinator Bontolempangan Kahar, serta  pengurus dan anggota Hipma Gowa.
Korban bencana alam Tanah Longsor di Desa Buakkang masih sangat membutuhkan bantuan baik berupa makan pokok maupun pakai karena akses jalan masih lumpuh di karenakan material tanah longsor.
(riring hasim)
Editor : Saenal Abidin

Related posts

Leave a Comment