Dua Pelaku Pencurian Di Batui Dibekuk Resmob Polda Gorontalo

BATUI, BANGGAI, SULAWESI TENGAH, sulawesi.mediapatriot.co.id_Reserse Mobile (Resmob) Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo berhasil membekuk dua pelaku pencurian motor dan uang puluhan juta rupiah, milik korban di wilayah hukum Polres Banggai, Sabtu (10/08), di pelabuhan penyeberangan Gorontalo.

Kedua pelaku, Irfan Bin Muhammad (27), dan Muhammad Bin Poto (71), ditangkap berdasarkan laporan polisi Nomor : LP/72/VIII/2019/Sek Batui/Res Banggai tanggal 8 Agustus 2019, oleh pelapor (korban), Mulia Laide, warga Desa Bonebalantak, Kecamatan Batui Selatan, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Hal ini disampaikan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Banggai, AKBP Moch Sholeh, SIK, SH, MH, melalui Kapolsek Batui IPTU Candra, SH, kepada awak media ini, Minggu (10/8).

Chandra mengatakan kedua pelaku pencurian merupakan warga Kelurahan Tanah Bonunungan, Kecamatan Banggai, Kabupaten Banggai Laut, malaksanakan aksinya pada Kamis (08/08), sekitar pukul 04.30 Wita.

“Pelaku tinggal di rumah korban. Usai Sholat Subuh, keduanya mendadak hilang dari kamar yang mereka tempati. Tak hanya itu, uang senilai 60 juta milik korban tersimpan berada dalam koper dan 1 unit sepeda motor juga turut raib saat menghilangnya kedua pelaku tadi,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan, Jumat (09/08), sekitar pukul 01.00 Wita, Tim Maleo Jatanras Polres Banggai mendapatkan informasi bahwa kedua pelaku ke arah Palu.

“Mendapatkan informasi tersebut, polisi yang terus melakukan penyelidikan dan memburu pelaku meminta back up Jatanras Se-Sulteng. Sekitar pukul 03.00 Wita, didapatkan informasi bahwa ada dua orang tidur di Taman Pelabuhan Penyebrangan Ampana-Gorontalo,” urainya.

Berdasarkan hasil koordinasi Jatanras Polres Banggai dan Opsnal Ampana, lanjutnya, serta dari bahan keterangan (baket), ditemukan 1 unit sepeda motor yang diduga milik korban dalam semak-semak sekitar pelabuhan itu.

“Kedua pelaku diduga melarikan diri ke Gorontalo lewat jalur laut menggunakan pelayaran Kapal Very dari pelabuhan penyeberangan Ampana,” ucapnya.

Tim Jatanras kemudian berkoordinasi dengan pihak Resmob Gorontalo untuk back up dan sekat pelaku di pelabuhan Gorontalo. Saat keduanya turun dari Kapal di pelabuhan Gorontalo, Resmob Polda Gorontalo yang telah mengantongi data serta identitas pelaku, langsung membekuk dan mengamankan keduanya.

Sabtu (10/08), melalui jalur darat menuju Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, Kapolsek Batui, IPTU Candra bersama Kanit Reskrim, dan Tim Jatanras membagi tugas. Setelah sebelumnya satu terduga di amankan sekitar pukul 09.30 Wita di wilayah hukum Polres Banggai.

“Bersama Kanit Reskrim, saya memimpin penjemputan kedua pelaku yang telah diamankan Resmob Polda Gorontalo. Sementara Tim Maleo Jatanras Banggai mengumpulkan barang bukti 1 Unit Motor yang disembunyikan pelaku dalam semak-semak sekitar pelabuhan sebelum melarikan diri ke Gorontalo, sekaligus mengumpulkan barang bukti kasus lain di TKP Luwuk,” paparnya.

Tersangka, kemudian diserahkan ke Unit Reskrim Polsek Batui bersama barang bukti, berupa 1 Unit Motor Honda CB150R warna merah, 1 buah helm warna hitam, 1 buah Handphone Oppo warna hitam, dan uang tunai sejumlah Rp 19.600.000 (sembilan juta enam ratus ribu rupiah).

“Pengakuan kedua tersangka, melakukan pencurian di rumah pelapor (korban) dengan modus penggandaan uang,” tutupnya.(zdn/adm)

Related posts

Leave a Comment